Kamis, 28 Maret 2013

Pentingnya Shalat Shalat Sunnah

Rasulullah Saw bersabda:“Hendaknya engkau banyak mengerjakan sujud, karena tidaklah engkau melakukan satu kali melainkan Allah akan menaikka derajatmu satu tingkat dan menghapus satu dosa atas kesalahanmu. “ (HR. Muslim dari Tsauban)
Islam harus bisa melestarikan kewajiban shalat lima waktu sebagaimana mestinya, karena yang demikian itu berarti ia telah menancapkan pilar agama Islam di bumi Indonesia. Mengapa demikian, karena ibadah shalat inilah yang akan menyelamatkannya dan sebagai pilar utama agama kita.
Sesuai dengan sabda Rasulullah Saw: ”Shalat itu pilar agama. Barang siapa mendirikan shalat, sungguh ia telah mendirikan agama, dan barang siapa meruntuhkan (meninggalkan) shalat, ia benar-benar telah meruntuhkan agama.“ (HR. AlBaihaqi).
Di samping itu, orang yang sudah bisa melestarikan shalatnya yang lima waktu, akan lebih sempurna lagi hidupnya di hadapan Allah, jika orang itu suka melakukan shalat-shalat sunnah, karena betapa banyak manfaat shalat sunnah bagi insan beriman di antaranya:
1.  Shalat sunnah berfungsi sebagai penyempurna shalat wajib.
Dasarnya adalah sebuah hadits yang menyebutkan : “Shalat adalah amal perbuatan seorang hamba yang pertama kali akan diperiksa pada hari qiamat. Jika dahulu ia telah menyempurnakan shalatnya, di catat baginya bahwa shalatnya sempurna. Tetapi jika ia tidak menyempurnakan shalatnya maka Allah Azza wa Jalla berfirman kepada para malaikat-Nya, “ Periksalah oleh kalian, apakah kalian menemukan amal shalat sunnah yang dikerjakan oleh hamba-Ku sehingga kalian bisa menyempurnakan kewajiban shalat fardhunya dengan pengamalan shalat sunnahnya itu . Demikian pula kesempurnaan zakatnya dan segala amal perbuatan lainnya. “ (HR. Abu Dawud)
2. Orang yang gemar melakukan shalat sunnah, diangkat derajatnya dan dihapus dosanya.
3. Shalat sunnah sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT
Perlu disampaikan bahwa Rasulullah Saw kadang sampai kakinya bengkak karena banyaknya shalat sunnah yang dilakukan. Ketika sahabat menanyakan mengapa demikian, padahal Allah SWT telah mengampuni semua dosa-dosanya baik dosa yang telah lalu maupun dosa yang akan datang ? Rasul pun bersabda: “ Tidak bolehkah aku menjadi hamba yang banyak bersyukur kepada Allah? “ (HR. Bukhari Muslim).
4. Agar Kelak Bisa Bersama Rasul Saw Di Sorga.
Rabi’ah bin Malik Al Aslami berkata: Nabi Saw bersabda kepadaku : “ Mintalah,”
Maka aku pun minta, “Dapatlah kiranya aku menemani paduka di surga?”
Maka sabda-nya lagi, “ Dan adakah yang lain dari itu ? “
Aku menjawab, “ Itu saja”.
Beliaupun bersabda lagi, “Tolonglah aku buat dirimu dengan sujud yang banyak.“ (HR.Muslim).
Sayangnya. masih banyak saudara-saudara kita yang enggan melakukan shalat sunnah. Ketika mereka membutuhkan rizqi misalnya, justru mereka lari ke dukun, orang pintar, nyupang atau mencuri, bahkan merampok.
Mestinya, mereka cukup dengan melaksanakan shalat sunnah sebagai bentuk permohonan kepada Allah agar dikasih rizqi atau lainnya, karena shalat sunnah itu termasuk salah satu cara untuk mengajukan permohonan kepada Allah agar hajat dan keinginannya bisa terwujud, dan Allah-lah si Pemilik semua harta yang ada di muka bumi ini.
Allah SWT sudah memerintahkan, jika kita membutuhkan pertolongan Allah, gunakan sabar dan shalat. Sesuai dengan firman-Nya : “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah:153)
Shalat di sini dimaksudkan adalah shalat sunnah. yang tata caranya sudah dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Tidak sedikit shalat-shalat sunnah yang diperuntukkan untuk mengajukan permohonan kepada Allah untuk mengatasi suatu problema, di antaranya :
1. Ketika kita menginginkan agar diberi rizqi oleh Allah, kita bisa memohon kepada-Nya dengan cara shalat Dhuha, waktunya sejak matahari terbit hingga tengah hari.
2. Jika kita memiliki hajat apa pun asal bukan maksiat, bisa memohon kepada Allah dengan melaksanakan shalat hajat. Waktunya kapan saja, namun di malam hari lebih afdhal karena malam itu waktu hening.
3. Ketika kita merasa banyak dosa, padahal dosa itu menghalangi kita untuk dapat masuk surga, maka caranya adalah dengan melaksanakan shalat taubat.
4. Ketika kita menghendaki agar diangkat derajatnya ke derajat yang terpuji, dekat dengan Allah, terhapus perbuatan tercelanya, terhindar dari perbuatan dosa dan terhindar dari penyakit, kita bisa melaksanakan shalat tahajjud di malam hari.
5. Ketika kita dihadapkan pada suatu pilihan yang sulit, termasuk mencari jodoh, maka kita bisa memohon solusi kepada Allah melalui shalat istikharah.
6. Ketika kita menghadapi musim kemarau sehingga kekurangan air, maka bisa memohon kepada Allah untuk dituruni hujan dengan cara shalat isttisqa.
7. Ketika kita hendak bepergian jauh, agar diberi keselamatan dan kemudahan selama dalam perjalanan, bisa memohon kepala Allah dengan melaksanakan shalat safar.
8. Jika kita menghendaki agar dibangunkan rumah di surga, caranya adalah dengan melaksanakan shalat sunnah rawatib muakkadah sebanyak 12 rakaat, yakni 2 rakaat sebelum Subuh, 4 rakaat sebelum Zhuhur, 2 rakaat ba’da Zhuhur, 2 rakaat ba’da Maghrib dan 2 rakaat ba’da Isya.
9. Jika kita menginginkan untuk mendapatkan pahala sebanyak apa yang ada di dunia, laksana-kan saja shalat fajar.
sholat sunnahDemikian sebagian shalat-shalat sunnah berikut kegunaannya. Mudah-mudahan kita terpanggil untuk memperbanyak shalat-shalat sunnah di mana ada kesempatan. Amin

0 komentar:

Posting Komentar