This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 11 Agustus 2014

MOOCs UNIVERSITAS TERBUKA UNTUK INDONESIA BERPRESTASI



“Belajar di ruang kelas virtual dengan kapasitas tanpa batas dan gratis untuk Indonesia Berprestasi”

Pengenalan MOOCs

Secara spesifik kuliah online telah dikembangkan dengan konsep Massive Open Online Courses (MOOCs), sebuah istilah yang dicetuskan pada 2008, Berbeda dengan kegiatan belajar di sekolah atau kampus yang memiliki daya tampung terbatas, jumlah partisipan di MOOCs tidak dibatasi dan diakses melalui web. Siapapun dan dimanapun dapat mengikuti MOOCs selama memiliki akses internet. MOOCs menyediakan akses materi perkuliahan secara asynchronous, artinya pengguna dapat mengikuti perkuliahan secara fleksibel sesuai dengan jadwal masing-masing. Selain menyediakan materi kursus tradisional seperti video, pembacaan dan pembahasan masalah, MOOCs juga menyediakan forum pengguna interaktif yang membantu dalam membangun komunitas untuk mahasiswa, dosen, dan asisten pengajar (TA). MOOCs merupakan perkembangan terbaru dalam hal pendidikan jarak jauh (e-Learning).


Diagram Kredit Wikipedia.org


Perbandingan

Salah satu manfaat besar mengikuti MOOCs adalah mendapatkan ilmu langsung dari ahlinya. Perbedaan nyata akan terasa pada interaksi pengajar dan pelajar. Jika perkuliahan biasa di dalam kelas memungkinkan interaksi langsung, maka kuliah online mengandalkan interaksi melalui forum diskusi. Masing-masing memiliki keuntungan dan kerugian, Di kuliah online Anda Tidak dapat mendapat jawaban instan dari pengajar jika memiliki pertanyaan, tetapi melalui forum diskusi Anda berinteraksi dengan ribuan atau lebih pelajar lainnya.



MOOCs Universitas Terbuka

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang fokus pada sistem belajar jarak jauh dan terbuka, Universitas Terbuka memasuki tahun dimana usianya genap 30 tahun, memantapkan misi dan visinya di era digital ini.
Langkah-langkah yang penuh inovasi melalui kecanggihan teknologi untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat luas dan untuk melayani mahasiswa yang tersebar di seluruh pelosok negeri pun dikedepankan.
Rektor UT, Prof. Ir. Tian Belawati M.Ed. Ph.D secara resmi meluncurkan MOOCs di UTCC menyampaikan MOOCs dapat saya sampaikan bahwa dengan berbekal pengalaman penelitian dan pengembangan ICT untuk pendidikan terbuka dan jarak jauh selama lebih dari 15 tahun, UT mempersembahkan Kuliah Terbuka Online kepada masyarakat melalui url:http://moocs.ut.ac.id/ Kuliah Terbuka Online didedikasikan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pengalaman komprehensif dalam pembelajaran berbasis online
Program Kuliah Terbuka Online Universitas Terbuka merupakan salah satu bentuk penerapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari dosen UT untuk mewujudkan salah satu misi UT guna membangun budaya masyarakat belajar sepanjang hayat (lifelong learning) pada era digital saat ini dan di masa mendatang.




Masa depan MOOCs UT

MOOCs menjanjikan masa depan pembelajaran yang semakin semakin diminati dilihat dengan perkembangan pengguna internet yang semakin berkembang pesat. Dengan tersedianya “Kuliah Terbuka Online-UT” ini harapannya seluruh lapisan masyarakat bisa mendapatkan ilmu pengetahuan yang berkualitas secara gratis. Disamping itu juga diharapkan budaya masyarakat untuk belajar sepanjang hayat (lifelong learning) pada era digital saat ini dan di masa depan akan dapat terwujud dan semakin meningkat.



"Tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog dari Universitas Terbuka dalam rangka memperingati HUT Universitas Terbuka ke-30. Tulisan adalah karya saya sendiri dan bukan merupakan jiplakan.“

Minggu, 10 Agustus 2014

Believe it or Not? Ternyata Pelaku ‘Ini’ adalah Penyumbang Israel !

Sebuah fakta yang sangat mencengangkan saat kami mencoba menghitung kerugian yang ditimbulkan oleh kebiasaan merokok. Ternyata, kerugian merokok bukan hanya terkait masalah kesehatan, akan tetapi mencakup ekonomi, politik, agama dan seterusnya.
Ceritanya bermula saat mengisi program spiritual training “Life Management” di salah satu ibu kota propinsi di Sumatera yang diikuti sekitar 200 peserta beberapa waktu lalu. Setelah acara pembukaan selesai dan acara training dimulai, tiba-tiba kami dikagetkan dengan suasana ruang yang full AC itu berubah menjadi panas dan sumpek. Penyebabnya tak lain adalah asap rokok yang menyembur dari mulut para peserta. Kami coba perhatikan setiap wajah peserta. Ternyata tak kurang dari 70% peserta asyik merokok, tanpa merasa bersalah sedikitpun. Coba bayangkan berapa jumlah asap rokok yang diproduksi saat itu di dalam ruang tertutup full AC itu?
Setelah menyampaikan mukaddimah (pengantar) training yang akan memakan waktu dua hari dua malam tersebut, sejenak kami berhenti dan berfikir bagaimana cara menyetop mereka yang sedang menikmati nikotin yang sangat berbahaya itu. Bahayanya bukan hanya bagi kesehatan para pelakunya, akan tetapi, bagi para perokok pasif (yang tidak ikut merokok dan mencium asap rokok yang keluar dari rongga para perokok) akan lebih berbahaya lagi. Begitulah hasil penelitian para ahli kesehatan masa kini.
Awalnya kami merasa agak sulit menyetop mereka merokok, khususnya dalam ruang acara training, karena team training kami lupa mencantumpkan tidak boleh merokok dalam tatib acara selama training berlangsung.
Setelah merenung sejenak, timbul ide untuk mencari tips efektif untuk menyetop mereka merokok. Akhirnya terfikir untuk mengangkat dan memaparkan fakta negatif para perokok yang mungkin saja mereka belum mengetahui dan menyadarinya. Kami teringat pada email seorang sahabat terkait dengan fakta negatif bagi para perokok. Fakta tersebut bukan terkait dengan masalah kesehatan, akan tetapi terkait dengan ekses negetaif ekonomi dan politik yang ditimbulkan oleh prilaku buruk merokok. Karena mereka mayoritasnya para pegiat politik, kami yakin mereka akan antusias mendengarkan apa yang akan kami sampaikan.
Sebelum menyampaikan fakta-fakta tersebut kami memulainya dengan ungkapan, “Para hadirin yang dimuliakan Allah. Sebelum kita mulai acara spiritual training ini, ada masalah politik besar yang terjadi dalam ruangan ini yang akan menghambat acara ini, dan kemungkinan besar bisa gagal.” Mendengar ungkapan itu, mereka terlihat mulai serius dan menujukan pandangannya pada kami. Lalu, kami lanjutkan, “Masalah tersebut adalah ROKOK”. Hadirinpun terdiam. Lalu kami lanjutkan lagi, “Kalau masalah ini tidak bisa kita selesaikan, kami usulkan salah satu dari dua pilihan, kendati keduanya pahit; yaitu para peserta training yang ingin merokok silahkan di luar ruang ini. Atau, kalau para peserta tetap ingin merokok dalam ruang ini, kami akan keluar dari ruang ini, nanti setelah tidak ada lagi yang merokok baru kami masuk lagi ke ruang ini. Kalau ada yang merokok, kami akan keluar lagi, kendati yang merokok hanya satu orang.
Namun, sebelum pilhan itu kita ambil, berikan kami waktu sejenak untuk menyampaikan beberapa fakta berikut terkait dengan bapak-bapak yang yang suka merokok. Adapun fakta-fakta yang dimaksudkan ialah :
  1. Total penduduk dunia 6.5 Milyar.
  2. Total Muslim dunia 1.3 Milyar.
  3. Total perokok di dunia 1.15 Milyar.
  4. Total Muslim yang merokok tidak kurang dari : 400 juta orang dan 140 juta orang adalah kaum Muslimin di Indonesia.
  5. Produser rokok terbesar di dunia adalah Phillip Morris.
  6. Donasi Phillip Morris kepada Israel adalah 12% dari profit yang mereka raih.
  7. Kalau kaum Muslimin yang merokok menghabiskan satu bungkus/hari, berarti mereka membakar 400 juta bungkus rokok/hari.
  8. Kalau harga rokok rata-rata $ 1.00/bungkus, berarti konsumsi mereka untuk rokok $ 400 juta/hari
  9. Kalau 50% kaum Muslimin yang merokok membeli produk Philip Morris, berarti mereka menghisap 200 juta bungkus rokok produk Philip Morris/hari.
  10. Total dana kaum Muslim yang masuk ke Morris sekitar $200 juta/hari
  11. Rata-rata keuntungan rokok produk Philip Morris : 10% /bungkus
  12. Berarti profit Philip Morris dari belanja rokok kaum Muslimin $ 20 juta/hari
  13. Dengan demikian, kamu Muslim yang merokok menyumbang ke Israel $ 2.4 juta/hari dan $ 28.8 juta/tahun atau $ 288 juta/10 tahun
Ini fakta terkait dengan sumbangan para hadirin dan kaum Muslilimin lain di dunia kepada negera Yahudi. Bayangkan, mereka membakar uang sebanyak $ 400 juta/hari, sambil merusak diri sendiri (kesehatan sendiri) serta menyumbang pula ke Israel. Padahal menurut para Mujahidin Palestina, untuk memerdekakan Palestina dan Masjid Aqsha dari penjajahan bangsa yahudi diperlukan dana $ 500 juta/tahun. Sedangkan Anda habiskan untuk belanja rokok saja $ 400 juta/hari, atau sekitar $ 4.8 Milyar / tahun? Apakah ini perbuatan yang bisa diterima akal sehat? Apakah perbuatan ini tidak akan memancing murka Allah?
Dana yang Anda habiskan untuk merokok akan lebih baik digunakan kepada hal-hal yang bermanfaat lainnya; di antaranya tabungan untuk menunaikan ibadah haji misalnya. Jika Anda menabung setiap hari senilai satu bungkus rokok, atau sekitar Rp 10,000 maka uang Anda akan terkumpul sebanyak Rp 300.000/bulan, atau sekitar Rp 3.6 juta pertahun. Dalam sepuluh tahun Anda akan mampu menunaikan ibadah Haji yang biayanya tahun ini hanya sekitar Rp 30 juta.
Kalau Anda merokok selam 30 tahun, berarti Anda mampu berangkat haji dan dengan dua orang anggota keluarga yang lain. Lalu Anda katakan, saya belum bisa menunaikan ibadah haji karena Allah belum memberi Anda rezki yang cukup. Faktanya adalah, Anda dengan sengaja membakar setiap hari sebagian rezki yang Allah berikan itu dan digunakan untuk merusak diri sendiri, orang-orang lain di sekitar Anda. Dan lebih miris lagi, secara tidak sadar Anda menyumbang kepada Israel yang sedang mencaplok tempat suci Anda sendiri dan setiap hari membunuh saudar-saudara Anda di Palestina? Believe it or Not? Anda percaya atau tidak? Mereka serempak menjawab, “Percaya!”
Setelah mendengarkan fakta-fakat tersebut, Alhamdulillah, para peserta sepakat untuk tidak merokok di dalam ruang training dan bahkan sebagian besarnya berjanji untuk meninggalkan rokok secara bertahap. Akhirnya training dapat berjalan dengan baik tanpa gangguan asap rokok para peserta sampai training selesai.
Pada acara penutupan training, tiba-tiba kami dikagetkan dengan lima orang peserta sebagai utusan para peserta training yang maju kedepan untuk menyampaikan pesan dan kesan selama mengikuti acara training. Yang menarik adalah, mereka bukan menyampaikan kritik, saran atau kesan. Melainkan membacakan sumpah dan komitmen untuk berhenti merokok selama-lamanya. Inilah hasil spiritual training yang nyata, kata mereka. Mereka mengaku, selama ini merokok karena belum mengetahui begitu besar mudarat yang ditimbulkan kebiasaan merokok, sambil mengatakan, “Sekarang saatnya kita bangun spiritual kita bebas dari rokok dan berhenti merokok adalah pintu masuk dunia spiritual yang lebih dalam dan lebih kongkrit”, ungkap mereka. Lalu, mereka meneriakkan takbir, “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar”. Kamipun berucap dalam hati sambil terharu; Selamat berhenti merokok bapak-bapak. Semoga senantiasa mendapat ridha-Nya. Amin.
Sumber : http://www.eramuslim.com/

10 Agustus, Supermoon Ekstra Akan Hadir di Langit


Bulan purnama akan nampak paling besar dan terang sepanjang tahun pada Minggu, 10 Agustus ini—yang juga dikenal sebagai extra-supermoon.
Bertepatan dengan waktu Bulan memasuki posisi terdekat dengan Bumi (356,896 kilometer) dalam tahun 2014, fase purnama kali ini akan muncul 16% lebih besar serta 30% lebih terang daripada biasa.
Sebetulnya komunitas astronomi sendiri menyebut supermoon semacam ini dengan istilah "bulan purnama perigee". Artinya, bulan purnama tersebut bersamaan dengan posisi Bulan yang sedang berada pada jarak terdekat dengan Bumi atau sedang di titik perigee. Fenomena ini juga bukan sangat jarang, karena terjadi setiap tahun.
Tetapi akhir pekan ini, waktunya sangat tepat. Perigee akan dicapai hanya 26 menit setelah Bulan memasuki fase penuhnya, pada pukul 18.10 UT (Universal Time) tanggal 10 Agustus. Apalagi, Bulan akan menjadi lurus tepat di atas kepala di atas langit Samudera Hindia pada waktu tertentu. Kenampakan yang takkan terjadi lagi —sampai tahun 2034.
Tidak diragukan kali orang-orang di mana pun yang menonton bulan purnama pada akhir pekan ini akan menjadi saksi fenomena langit yang mengesankan, terutama saat-saat bulan mulai terbit dan naik. 
Waktu terbaiknya adalah saat Minggu petang, setelah mentari terbenam pada waktu lokal Anda. Sebab, itulah saat bulan purnama mulai menjengul.
Ilusi penglihatan nantinya menyebabkan bulan seolah tampak lebih besar saat dekat horizon: Ini karena ilusi geometrikal-optikal yang disebut efek Ponzo.
Buat para pemburu foto angkasa, coba siapkan tripod dan remote timer sebagai peralatan pembantu untuk menstabilkan shot demi shot foto Anda. Atau, lensa foto 200 mm ke atas akan membuat zoom in ke piringan bulan itu sementara mendapatkan sebuah objek latar depan (foreground) jauh lebih besar dalam frame yang sama.
Pada 2014 ada tiga kali supermoon bersamaan dengan hari pada saat Bulan di titik perigee, yakni 12 Juli, 10 Agustus, dan 9 September.
________________ 
Catatan: Supermoon merupakan bulan baru atau purnama yang terjadi saat Bulan berada dalam rentang 90 persen jarak terdekatnya dengan Bumi. Terminologi supermoon adalah penamaan dari astrologi. Untuk astronom fenomena ini disebut sebagai purnama terdekat. 
(Andrew Fazekas/GS)\



Sumber : nationalgeographic.co.id